Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Putin Ancam Kapal Sekutu Ukraina, Laut Hitam Makin Tegang
Tuesday, 2 December 2025 23:16 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Vladimir Putin memperingatkan bahwa Rusia mungkin mempertimbangkan untuk menyerang kapal - kapal negara pendukung Ukraina jika lonjakan serangan terhadap armada tanker Moskow terus berlanjut, menurut laporan media lokal.

Setidaknya terdapat sembilan serangan terhadap kapal-kapal komersial Rusia, sebagian besar berupa tanker, dalam setahun terakhir. Sebagian besar pelaku belum mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut meskipun seorang narasumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan Ukraina berada di balik dua serangan minggu lalu. Terjadi lonjakan yang signifikan dalam seminggu terakhir, dengan empat insiden serupa.

"Apa yang dilakukan angkatan bersenjata Ukraina saat ini adalah pembajakan," kata Presiden Rusia seperti dikutip Interfax. Ia mengatakan tindakan balasan pertama yang mungkin dilakukan adalah memperluas jangkauan "serangan Rusia terhadap fasilitas pelabuhan dan kapal" yang singgah di pelabuhan Ukraina.

"Kedua, jika ini terus berlanjut, kami akan mempertimbangkan kemungkinannya - saya tidak mengatakan kami akan melakukan ini, tetapi kami akan mempertimbangkan kemungkinan tindakan pembalasan terhadap kapal-kapal negara yang membantu Ukraina melakukan tindakan pembajakan ini," kata Putin.

Harga minyak berjangka Brent menghapus penurunan sebelumnya sebesar 1,6% dan diperdagangkan hampir tidak berubah di London. Para pedagang telah menunggu indikasi apakah upaya AS untuk mengakhiri perang di Ukraina akan berhasil.

Serangan mulai meningkat akhir pekan lalu, dengan serangan terhadap sebuah kapal tanker bahan bakar di lepas pantai Senegal. Manajer kapal tersebut mengatakan kapal tersebut akan berhenti beroperasi di Rusia.

Serangan itu diikuti oleh dua kapal tanker minyak besar yang diserang di Laut Hitam dan kemudian, pada hari Selasa, sebuah kapal kecil yang mengangkut minyak bunga matahari.

Jika perusahaan lain mulai waspada untuk pergi ke Rusia, hal itu dapat meningkatkan biaya pengangkutan komoditas negara itu ke pasar global. "Pilihan paling radikal adalah memutus Ukraina dari laut, maka pembajakan pada prinsipnya tidak mungkin terjadi," kata Putin.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS